Sebuah jet pribadi yang super canggih nan mewah mendarat dengan mulus di bandara internasonal Iskandar Muda (BTJ) tepat jam 9.00 malam. Tak sepertia biasanya, karena walau berstatus bendara internasional tak ada penerbangan malam dilakukan di BTJ.

Suara sirene mobile pengawal polisi memecahkan kesunyian malam membawa iringan mobil dengan pengawalan superketat bak protokoler saat presiden datang. Hanya butuh 15 menit untuk sampai kebandara dari pusat kota dengan pengwalan sepert ini.

Dibandara pasukan dengan baju lengkap namun tanpa senjata layaknya pengawal pribadi dengan badan kekar telah menunggu. Mobil langsung masuk bandara sampai dengan tangga pesawat, pintu mobil terbuka, keluar seseorang dengan baju kaos, celana jins dan sandal seadanya tak lupa sebuah tas terselib dipunggungnya.

Tanpa basa-basi para pengawal yang terkesan profisonal itu mangarahkan sang pemuda nan tanpan itu menuju tangga pesawat. Tak sampai lima menit saat semua orang menjauh dari dekat pesawat dan pintu ditutup, pesawat sudah berada di ketinggian 1000 kaki diatas permukaan laut.

Dengan kecepatan dua kali kecepatan cahaya (mach 2 = 344 m/detik). Perjalanan non stop ribuan kilometer tak membuat bosan bila terbang denga pesawat mewah dan fasiltas lengkap.

Beberapa jam kemudian sebelum pesawat menukik tajam dari balik spiker terdengar suara dari sang pilot bahwa pesawat akan segera mendarat dan meminta penumpang untuk tetap berada dikursi masing-masing dengan sabuk keamanan dieratkan.

Pintu terbuka, sebuah limosine telah menunggu, tak ada kegaduhan hanya ada para pengawal pribadi plus mobil patroli polisi yang parkir beriringan dengan beberapa mobil mewah suv lampu biru berkedip-kedip.

Sang pemuda nan tanpam keluar dibalik pintu jet pribadi berjalan pelan menuju limosine, jalan montain view tak pernah sepi, namun dengan raungan sirene dari mobil pengawalan polisi perjalanan tak mendapatkan sedikitpun kemacetan, bahkan tak perlu berhenti dipersimpangan lampu merah, semua arah ditutup oleh polisi jalan raya.

Dimarkas besarnya sebuah perusahaan raksasa pencari internet telah menunggu para petinggi bahkan pendirinya juga ikut berhadir menyambut si pemuda nan tampan. Senyum manis terlihat jelas dari balik para petinggi perusahaan tersebut. Ruangan dengan komputer lengkap dan internet kecapatan tinggi telah disiapkan khusus untuk orang yang dijemput dari benua lain itu.

Para teknisi berkumpul, namun direktur kemaananlah yang punya pertemuan ini, sebuah layar komputer menampilkan tulisan warna putih dibalek background hitam, terkesan seperti komputer jaman MS DOS yang belum negenal Grafik User Interface (GUI). Silahkan, semua ini menajadi milik anda saat ini, anda punya akses keseluruh sistem kami.

Sipemuda terlihat canggung dengan keadaan sekelilingnya, dia tak paham dengan sedikitpun dengan baris-baris script yang terpampang dilayar monitor super gede itu. Direktur kemanan kembali bertanya, mohon tunjukkan dimana kelemahan sistem kami, sehingga anda bisa melakukan pengalihan domain kami ke blog anda, kami sudah mempelajarinya dengan seksama namun tidak ada tanda-tanda anda menyusup ke sistem kami. Sungguh luar biasa yang anda lakukan.

Si pemuda tambah bingung, namun dalam hati kecilnya berkata, sungguh bodoh orang sepintar anda, hanya hal kecil namun fatal anda lupa, login defaul dari sistem anda lupa diganti, layaknya sebuah rumah yang telah dilengkapi sistem pengamanan super canggih, sensor pendeteksi gerak, sinar x bagi penerobos, kamera cctv dengan daya jangkau 360 derjat disetiap sudut, namun saat anda meninggalkan rumah pintu lupa dikunci sehingga penyusup tanpa perlu susah panyah masuk kerumah anda.

Sipemuda berkata, saya ada satu permintaan yang harus dipenuhi sebelum saya tunjukkan dimana kelemahan sistem anda, belum habis sipemuda berkata, sang pemilik perusahaan menyahut, sebutkan permintaan anda, akan kami penuhi. Dengan senyum lebar sipemuda menjawab “silahkan transfer 1 juta dollar kerekening saya, ini nomor rekening saya”.

Tanpa pikir panjang diperinthakan direktur keungan perusahaan yang telah mengakuisasi beberapa perusahaan lain ini untuk melaksanakannya. Hanya perlu beberapa menit untuk melakuakn transfer kerekening si pemuda, direktur keungan menunjukkan laptonya, bahwa proses transfer telah selesai dan uang senilai 1 juta dolllar telah bisa ditarik saat ini juga.

Terima kasih kata si pemuda, baiklah sesuai dengan janji saya, maka saya akan mengatakan dimana kelemahan sistem anda. Saya bukan ahli komputer apalagi hacker, saya hanya seorang blogger yang usil dan sering mencoba hal-hal baru. Namun saya pemuda cerdas dan beruntung karena mencoba sistem login DNS server anda, namun celakanya sistem anda sungguh tangguh untuk disusupi oleh hacker sekelas Capten Crunch, namun kembali saya katakan, saya orang cerdas bukan pintar. Defaul login sistem anda adalah ADMIN dan password juga Admin. Enginer anda lupa menggantikan karena sibuk dengan melakukan perbaikan dan pertahanan terhadap server. Saya hanya menfaatkan kelalaian enginer sistem keamanan anda.

Direktur kemaanan terlihat pucat pasi, wajah pemilik perusahaan merah karena marah. Sungguh suatu kelalayan yang tidak bisa dimaafkan. Suasan ruangan menjadi sepi karena suamua yang ada sudah pindah keruangan lain, kecuali si pemuda nan tampan dan cerdik senyum-senyum sendiri sambil memikirkan akan diapakan uang 1 juta dollar direkeningnya.

Lima menit kemudian beberapa orang pengawal pribadi kembali keruangan tempat sipemuda sedang senyum-senyum sendiri, hentakan kuat membunyarkan imajinasi sipemuda, dia diseret kesebuah mobil tua tanpa pengawalan dan jauh dari kemewahan. Tanpa berkata apa-apa para pengawal pribadi tersebut menghimpit dikiri-kanan sipemuda, dan mobilpun berjalan pelan, karena kepadatan jalan disiang hari ditengah-tengah kota dengan tingkat aktifitas tinggi. 1 Jam lebih baru sampai kebandara dan disana sebuah kapal cargo tak layak terbang telah menunggu.

Didorongnya si pemuda untuk masuk pesawat tersebut, butuh waktu yang lama untuk bisa tinggal landas, suasana didalam pesawat cargo terasa berada digudang, tak ada ada lagi kemewahan ala jet pribadi, yang ada hanya kotak-kotak yang dibalut jaring tersusun rapi.

Butuh berjam-jam lamanya mengarungi samdra atlantik dengan beberapa kali singgah di bandara ntah berantah untuk menurunkan atau menambah muatan. Setalah seharian berada diatas awan pesawat cargo mendarat dengat sangat keras di bandara internasional Sultan Iskandar Muda ditengah-tengah hujan turun dengan deras-derasnya. Pintu pesawat dibuka tanpa mematikan mesin terlebih dahulu, awak pesawat memberikan isyarat kepada sipemuda untuk segera turun dengan wajah tidak bersabahat, mungkin dalam benaknya dia berkata “cepat turun atau kami lempar kebawah”.

Deringan suaran handphone berbunyi dengan keras, pertanda ada yang menelpon, dengan berat sipemuda mengangkat handphonenya, dikejauhan seseorang dengan suara keras berkata “jam segini belum masuk kerja, kemana saja kamu?” Sipemudapun tersentak dan bangun, ternyata semua itu tadi hanya mimpi. [cerita warung kopi-alie, doank, ozank & fadli]