fadli_web_idPendapatan menurut ilmu ekonomi merupakan nilai maksimum yang dapat dikonsumsi oleh seseorang  dalam suatu periode dengan mengharapkan keadaan yang  sama  pada akhir periode seperti keadaan semula. Pengertian tersebut menitikberatkan pada total kuantitatif pengeluaran terhadap konsumsi selama satu periode. Dengan kata lain, pendapatan adalah jumlah harta kekayaan awal periode ditambah keseluruhan hasil yang diperoleh selama satu periode, bukan hanya yang dikonsumsi.

Vernon Kam “berpendapat, bahwa pendapatan adalah kenaikan kotor dalam jumlah atau nilai aktiva dan modal, dan biasanya kenaikan tersebut berwujud aliran kas masuk ke unit usaha. Aliran kas masuk ini terjadi terutama akibat penciptaan melalui produksi dan penjualan output perusahaan”.

Dilihat dari sisi ekonomis blog juga merupakan sebuah produk, namun kita perlu membatasinya disini hanya kepada usaha-usaha yang bersifat individual. Artikel disebuah blog merupakan kekayaan intelektual yang berharga dari penulianya. Walau tulisan diblog hanya bersifat opini pribadi, namun blog juga merupakan sebuah karya cipta bernilai.

Dengan demikian untuk menghasilkan sebuah artikel tentunya memerlukan biaya, baik itu biaya untuk sewa koneksi internet, listrik dan lainya. Dalam ilmu ekonomi setiap pengeluaran akan dihitung walau satu rupiah. Anda tentunya saat menulis diblog memerlukan energi yang besar saat seluruh pikiran anda curahkan pada sebuah artikel.

Nah, untuk menutup biaya-biaya tersebut tentunya anda memerlukan pendapatan, bagaimana caranya? Ada banyak cara yang bisa kita lakukan menghasilkan pendapatan tanpa mengurangi niat kita ingin berbagi sesama. Salah satu dengan memasang iklan diblog seperti layanan google adsense, atau melakukan review sebuah produk.

Menurut hemat saya hal ini lumrah dilakukan oleh seorang blogger untuk menutup biaya-biaya yang ditimbulkan oleh proses ngeblog itu sendiri. Ada banyak orang mencibiri blogger matre (istilah untuk blogger yang mencari uang diinternet), namun perlu disadari bahwasanya pengeluaran tanpa pendapatan maka pada akhirnya akan habis juga.

Berbagi ilmu dengan menulis diblog merupakan pekerjaan bagus, namun apakah kita hanya akan terus berbagi tanpa memetik apa-apa? Idialisme seseorang tentunya ada batasannya,  namun prinsip-prinsip dasar dari blogger yang ingin berbagi bersama jangan dilupakan. Tak ada salahnya mencari sedikit uang dari blog, sekurang-kurangnya untuk menutup biaya operasinal seperti biaya sewa domain dan hosting plus biaya koneksi internet, kalau mendapat lebih ya lebih bagus tentunya.

Blogger dan Devisa Negara

Kapitalisme negara barat dalam mengeruk hasil alam Indonesia lewat perusahaan-perusahaan besarnya tanpa peduli kemiskinan disekitar meraka menjadi alasan tersendiri bagi para blogger matre untuk mecari dollar diinternet. Setiap batang rokok Marlboro yang kita hisap, minum minuman dari perusahaan Coca Cola tentunya akan menambah pendapatan negara pemegang merek dagang dari perusahaan tersebut. Saban hari uang dari negeri kita dikeruk kaum kapitalis, apakah kita akan tinggal diam melihat kemiskinan dinegara kita?

Blogger memang tidak bisa mengembalikan semua yang telah diambil negara-negara kapitalis dari negara kita, namun sedikitbanyak uang tersebut kembali ke negara kita yang tentunya akan meningkatkan devisa negara. Seorang blogger akan beli makanan pada pedagang kecil dari hasil ngeblognya, mereka menyimpan uangnya di bank yang tentunya uang tersebut akan dikreditkan kepada nasabah untuk membangun bisnis yang lain. Hal ini perlu menjadi pertimbangan anda sebelum mengklaim blogger itu idelis atau tidak. Apakah anda akan tetap idealis menjadi seorang blogger tanpa pengahsilan?

Menurut hemat saya pepatah “Tidak ada makan siang gratis” sangat tepat, sebagai contoh google menyediakan layanan gratis terjemahan dengan google translatenya, apakah memang niatnya ingin berbagi secara gratis? silahkan anda cari tahu sendiri.