Tulisan ini akan memberikan sedikit gambaran bagaimana masyarakat Aceh dalam keseharian menggunakan istilah tersendiri dalam hal pengukuran. Yang menarik adalah sebelum adanya alat canggih dalam mengukur, masyarakat Aceh sudah memiliki standard tersendiri.

Dalam bahasa Aceh pengukuran biasanya menggunakan anggota tubuh dengan istilah seunipat. Berikut istilah-istilah ukuran tersebut yang disadur dari buku “Adat-Istiadat Masyarakat Aceh” dan berbagai sumber, semoga beguna.

1. Si Atout Jaroe

 Untuk mengukur pangjang yang sama dengan seruas jari

2. Si Batee

 yaitu jarak yang sama dengan jarak 1 km atau 1000 meter dan dapat diukur dengan seribu langkah orang dewasa.

3. Si Deupa

Yaitu panjang diantara jari telunjuk kiri sampai ke ujung jari telunjuk tengah kanan, dalam posisi kedua tangan direntangkan ke kiri dan ke kanan secara horizontal.

4. Si Deupa Meunara atau Deupa Meulara

Yaitu panjang yang ditentukan oleh jarak kedua ujung jari tangan kiri dan kanan bila tangan dilengkungkan sejauh mungkin ke belakang.

5. Si Hah

Murupakan panjang yang sama dengan se hasta. Panjang ini adalah jarak ujung jari tengan hingga sampai ke siku.

6. Si Ila

Yaitu jarak dari pertengahan dada sampai ke ujung jari tengah dalam dengan posisi tangan direntangkan secara horizontal. Dengan demikian, panjang si ila sama dengan panjang setanga deupa

7. Si Jeungkai

Yaitu panjang dari ujung ibu jari hingga ke ujung kiri tengah, dengan posisi jari-jari tengah itu direntangkan sejauh mungkin. Ukuran ini sama dengan sejengkal.

8. Si Jeungkai Teulunyok

Yaitu panjang dari ujung ibu jari hingga ke ujung jari tengah, dengan posisi jari-jari tangan itu direntangkan sejauh mungkin.

9. Si Jeungkai Geutik

Yaitu panjang dari ujung jari kelingking hingga ujung ibu jari apabila kedua jari-jari tangan itu direntangkan sejauh mungkin.

10. Si Jaroe

Yaitu ukuran sepanjang satu jari tangan.

11.  Si Jaroe Eih

Yaitu ukuran ukuran sama dengan ukuran lebar 1 jari (kira-kira 1 cm)

12. Dua Atot Jaroe

Yaitu ukuran sepanjang dua ruas jari.

13.  Si Krunyong

Yaitu alat mengukur pangjang yang digambarkan melalui anggota tubuh dari telapak kaki sampai ujung jari tangan yang diangkat tegak lurus keatas. Posisi tubih dalam keadaan berdiri tegak lurus.

14. Si Langkah

Yaitu jarak yang seukuran dengan 1 langkah (100cm)

15. Si Lheuk

Merupakan panjang dari pangkal ketiak sampai ke ujung jari tengah dalam posisi tangan direntangkan.

16. Si Meusenti

Yaitu ukuran selebar tangan yang digenggam dengan ibu jari yang direntangkan.

17. Si Ningkoy

Yaitu jarak dari ujung jari tengah tangan kiri yang direntangkan secara horizontal sampai ke siku tangan kanan yang dilipat duakan dalam posisi merentang secara horizontal begitu pula dapat dilakukan dengan cara sebaliknya. Olej karena itu, panjang se ningkoy ini lebih panjang dari si ila, tetapi lebih pendek dari Si Ila.

18. Si Paleut

Yaitu panjang yang sama dengan lebar empat jari tangan tidak termasuk ibu jari.

19. Si Padei Eih

Yaitu diperkirakan ukuran ini selebar satu biji padi (± 2 mm)

20. Si Tapak

Yaitu panjang telapak kaki yang diukur dari tumit sampai ujung jari.

21. Si Teuleung

Yaitu panjang dari lengan bagian bawah dari siku sampai pergelangan tangan.

22. Si Tumbok

Yaitu panjang dari siku sampai ujung tangan yang tergenggam atau lebih pendek dari Si Hah.