Cover Buku Aceh Pungo Source: Fauzan    Cover Buku “Aceh Pungo” Source: Fauzan

 “Bagimana kalau pemerintah Aceh melalui UUPA melakukan investasi di luar negeri dengan membeli salah satu klub sepak bola liga inggris seperti Menchester City seharga 200 juta poundsterling (Rp. 3,4 triliun)” 

Kutipan diatas merupakan ide yang menurut penulisnya gila, tapi menurut saya ini ide brilian, bagaimana tidak, dana APBA tahun 2008 8,5 triliun diperkirakan akan tersisa 5 triliun rupiah yang tentunya harus dikembalikan ke kas negara. Daripada mengembalikan alangkah baikanya beli saja salah satu klub sepak bola liga inggris tersebut yang tentunya akan membawa pamor bagi Aceh yang juga akan mencitrakan Aceh lebih baik ke mata internasional. 

Didalam bukunya penulis banyak melakukan kritik yang menusuk tapi sopan dengan perumpamaan-perumpaman logis dan mudah dicerna. Budaya Aceh kesehariaan sangat menonjol ditampilakn, mulai hal kecil sampai dengan politik tingkat atas. Saya sendiri setelah membaca buku ini baru sadar begitu banyak budaya-budaya aceh yang telah ditinggalkan oleh masyarakatnya termasuk saya.

Dalam menyampaikanya penulis sering membuat terkekeh pembacanya. Dimulai dengan keseriusan  tapi pada ujung cerita kita akan dibuat nyengir sendiri bahkan ketawa terbahak-bahak. Anekdot yang digunakan adalah apa yang terjadi dalan keseharian masyarakat Aceh tanpa dibuat-buat. Bila ingin mempelajari budaya atau kebiasaan masyarakat Aceh buku ini layak direkomendasikan karena tidak hanya bercerita tentang hal-hal yang bagus-bagus saja tapi disajikan apaadanya.

Ada ide-ide menarik yang layak dipertimbangkan, karena buku ini tidak hanya mengkritik tapi memberi solusinya, walau solusi tersebut belum semuanya cocok untuk dipraktekkan, namun demikian banyak hal bisa diambil hikmahnya.

Dari judul bukunya saja sudah agak nyeleneh dan isinya bisa membuat pembaca seperti judulnya, bagaimana tidak, kita akan tertawa sendiri, apa kata orang bila melihat kita ketawa sendiri? tapi entahlah apa kita ini memang benar-benar sudah “pungo”.