Ya…… kita semua tahu bahwa sebuah penderitaan yang dirasakan oleh kaum tertindas, kaum teranianya, kaum tak bernegara.., mereka terusir dari negara mereka dari tanah kelahiranya. Hak-hak beragama secara bebas, hak politik, bahkan hak untuk mendapatkan penghidupan yang lebih baik juga dirampas oleh kekuasan negara, sungguh sebuah negara yang dipimpin oleh orang-orang tak berprikemanusian.

Mereka meninggalkan negeri sendiri tempat dilahirkan, tanah dimana meraka dibesarkan hanya demi kehidupan yang jauh dari penindasan yang tak tertahankan. Mereka mengarungi samudra yang tak berbatas dengan perahu saadanya, memasuki negara orang lain tanpa ijin, meraka ditangkap dengan tuduhan pendatang illegal, mereka ditempatkan disebuah pulau terpencil, disiksa, dipekerjakan tanpa upah bahkan tanpa diberikan makan yang cukup. Lalu mereka kembali dibuang kelaut dengan perahu kecil yang dipenuhi oleh ratusan manusia, tanpa mesin, tanpa bekal makanan yang cukup.

Terkatung-katung di laut lepas tanpa tau arah, tanpa ada tujuan. Mereka tak tau kemana akan pergi, mereka berdoa semoga sampai disebuah negara yang beradap dengan perlakuan yang manusiawi tehadap meraka. Sepertinya Tuhan telah mengabulkan doa orang-orang tertindas ini, mereka ditemukan oleh orang-orang yang beakhlak mulia, orang-orang yang bisa menghargai arti sebuah kehidupan bagi seorang insan. Meraka diselamatkan oleh kaum yang berhati mulia, kaum yang begitu peduli, kaum yang tanpa diperintah mengulurkan tangan untuk membantu, kaum yang sedia membagikan makanan yang sedang dimakan nya dengan orang lain yang meraka tak kenal. Sungguh mulia akhlak kaum seperti ini, tak sama dengan kaum yang ada dinegara meraka.

Kaum-kaum yang ringan tangan ini tidaklah sedikit, tapi yang peduli terhadapap mereka yang sedikit. Akankan kita sama dengan manusia-manusia yang ada dinegara asal meraka? Ulurkan tangan anda untuk meraka yang tertindas. Berbuat sekecil apapun untuk mereka yang tertindas adalah pekerjaan mulia. Kita tidak bisa bantu dengan Uang, pakain atau makanan tapi kita masih bisa bantu dengan doa. kita juga bisa bantu dengan mengabarkan bagi yang belum tahu bahwa di nanggroe ini ada sudara kita yang terusir dari negerinya. Lupakan perbedaan politik, ras, suku dan agama. Pikirkan nilai-nilai kemanusiaan nya. Mari ulurkan tangan untuk pengsi “ROHINGYA”