Setelah 3 bulan bersama VPS server nanggroe.com dan konco-konconya akhirnya pindah ke dedicate server yang terletak di Aceh dan menjadikan nanggroe.com made in Aceh asli. Server bantuan dari Pemda Aceh yang diletakkan di pusat data BPDE prov NAD ini menggunakan HP proliat ML350 dengan processor intel xoen ram 1GB dan Hardisk 74GB. Adapun Sistem Operasinya (OS) adalah Fedora yang telah terinstall secara default dari pabriknya. berikut ini photo-photo proses pemasangan server di pusat data BPDE NAD yang dibantu oleh kawan-kawan Aceh Linux Activist.

Terima kasih buat Alie, Ferry dan Iddonk yang telah bersusah payah membantu pemasangan server nanggroe.com. Ucapan terima kasih sebesar-besarnya juga di ucapkan kepada Bapak Hendri Dermawan S.Kom yang telah membantu dan membimbing kami dalam upaya pengadaan server baru ini. Semoga kemajuan teknologi informasi Aceh dapat memberikan manfaatnya nyata bagi kemajuan Aceh dan dapat dirasakan lansung oleh masyarakat Aceh.

Server saat dikeluarkan dari gudang. Alie jangan plototin gitu dong :p

Server diangkat rame-rame ke ruang peristirahatan terakhirnya, Ibnu, Idrus, Alie, Fadli, Ferry tugas ambil photo.

Kotak pun dibuka sebelum dimasukkan ke ruang peristirahatnya.

Macam bayi baru nongol kedunia, masih suci…..

Kelihatan khan mereknya nya HP Proliant ML350

Proses pemindahan yang menguras energi. Alie sanggup gak nie….?

Ternyata Alie gak sanggup angkat sendirian, he..he

Isi kotak server berupa, Mouse, Keyboard, CD dan Cabel Power

Server berjejer diantara teman-temannya yang tealh duluan online.

Alie lagi masangin cabel powernta, hati…hati Alie keriting rambut ntar :p

Saya cuma bisa bantu lihatin aja, he..he

Ferry lagi buka kunci server.

UPS, Server, server, dan server….server lagi

Servernya di keroyok rame..rame, bukti kekompakan aneuk nanggroe.

First Run….

Ngapain tuh Ferry?….

Silahkan login bos……

Idrus jangan cuma dilihat tapi lansung aja login.

No Comment aja ah…. ha…ha